PENYAKIT KETURUNAN
MACAM-MACAM PENYAKIT KETURUNAN
1. Hemofilia
Hemofilia adalah salah satu penyaki
turunan akibat kekurangan faktor pembeku darah 8 atau 9. Perintah pembekuan
darah ini terdapat di kromosom X, sehingga penderita hemofilia kebanyakan
adalah kaum laki-laki. Karena itu sebagian besar perempuan sebagai carrier
saja. Penyakit ini sulit dicegah karena setiap anak mengandung satu kromosom
seks dari ibu dan satu kromosom seks dari ayah, karenannya penyakit ini selalu
dimulai sejak anak-anak.
2. Albino
Albino adalah salah satu
penyakit turunan yang disebabkan anak tersebut mengandung gen albino dari ayah
dan ibunya. Kebanyakan orang dengan albino lahir dari orangtua yang memiliki
gangguan dalam hal produksi melaninnya, tapi pada orang yang carrier tidak akan
menunjukkan tanda-tanda memiliki gen albino. Jika orangtua hanya memiliki
carrier atau memilikisatu gen albino, sebaiknya tidak menikah dengan orang yang
memiliki albino.
3. Alergi
Sebagian besar alergi disebabkan oleh
faktor keturunan. Jika orangtua mempunyai bakat alergi, maka ada kemungkinan
sekitar 70% anak akan mengalami alergi juga. Namun jika hanya salah satu
orangtua saja yang alergi, maka faktor resiko ini bisa berkurang sekitar 30%
nya
4. Asma
Asma merupakan salah satu penyakit turunan dan diketahui bahwa faktor ibu lebih kuat untuk menurunkan asma pada anak dibandingkan dengan faktor bapak. Asma bisa timbul bila dipicu oleh adanya suatu alergen disekitarnya. Selain itu sekitar 30% penyakt asma disebabkan oleh turunan dari orangtuanya. Namun pada beberapa orang yang asmanya terkontrol dengan baik, bisa hilang saat menjelang dewasa.
Asma merupakan salah satu penyakit turunan dan diketahui bahwa faktor ibu lebih kuat untuk menurunkan asma pada anak dibandingkan dengan faktor bapak. Asma bisa timbul bila dipicu oleh adanya suatu alergen disekitarnya. Selain itu sekitar 30% penyakt asma disebabkan oleh turunan dari orangtuanya. Namun pada beberapa orang yang asmanya terkontrol dengan baik, bisa hilang saat menjelang dewasa.
5. Buta warna
buta warna adalah salah satu masalah
penglihatan karena ketidak mampuan melihat perbedaan antara beberapa warna
penyakit ini diwariskan dari mutasi genetik kromosom X. Sebagian besar penyakit
ini akibat faktor genetik, tapi ada juga yang disebabkan kerusakan mata, saraf
atau otak akibat bahan kimia tertentu. Mutasi yang menyebabkan buta warna jika
sedikitnya ada 19 kromosom berbeda dan 56 gen berbeda. Kondisi ini bisa muncul
saat masih anak-anak atau sudah dewasa
6. Diabetes melitus
Penyakit diabetes melitus mamiliki
hubungan yang kuat dengan keturunan. Penyakit ini ditandai dengan tingginya
kadar gula dalam darah akibat insulin dalam tubuh yang tidak bisa bekerja
secara optimal. Seseorang yang memiliki antigen leukosit (human leukocyte antigen/HLA)
dalam darah yang diperoleh dari orangtuanya akan memiliki kecenderungan kuat
untuk mengembangkan diabetes tipe1.
sedangkan diabetes tipe 2 juga merupakan
penyakit turunan yang akan muncul di generasi berikutnya jika ada masalah lain
yang menyertai seperti obesitas, hipertensi atau gaya hidup tak sehat yang
mengganggu fungsi sel-sel beta di dalam tubuhnya
7. Obesitas
Obesitas atau kegemukan terjadi ketika
ada penimbunan lemak pada tubuh seseorang secara berlebihan. Orang yang
menderita obesitas biasanya sulit mengendalikan nafsu makannya. Salah satu
penyababnya adalah faktor gen atau keturunan. Gen menurun tersebut menyebabkan
fungsi penahan nafsu makan tidak bekerja dengan baik
8. Parkinson
Gejala penyakit parkinson tidak banyak diketahui. Pada banyak kasus yang terjadi, awal dari penyakit parkinson ini diawali dengan gemetar pada bagian tangan ketika sedang beristirahat. Penyakit ini memiliki kecenderungan diturunkan meskipun faktor genetik tidak memegang peranan utama.
Menurut para ahli, penyakit parkinson ini beresiko diturunkan. Jika memiliki orangtua, saudara, atau kerabat dekat dengan gangguan parkinson, maka dua kali lipat lebih mungkin mengalami penyakit yang sama
8. Parkinson
Gejala penyakit parkinson tidak banyak diketahui. Pada banyak kasus yang terjadi, awal dari penyakit parkinson ini diawali dengan gemetar pada bagian tangan ketika sedang beristirahat. Penyakit ini memiliki kecenderungan diturunkan meskipun faktor genetik tidak memegang peranan utama.
Menurut para ahli, penyakit parkinson ini beresiko diturunkan. Jika memiliki orangtua, saudara, atau kerabat dekat dengan gangguan parkinson, maka dua kali lipat lebih mungkin mengalami penyakit yang sama
9. Thalasemia
Thalasemia adalah kelainan darah karena
hemoglobin darah mudah sekali pecah. penyakit ini merupakan genetik yang
diturunkan jika kedua orangtuanya adalah pembawa sifat (carrier). Akibat
kelainan darah ini membuat anak terihat pucat dan haus mendapatkan transfusi
darah secara teratur agar hemoglobinnya tetap normal. Berdasarkan hukum mendel
jika ibunya sebagai carrier, maka setiap anaknya berpeluang 25% sehat, 50%
sebagai carrier dan 25% terkena thalasemia
10. Kebotakan
Seperti diketahui bahwa kebotakan
disebabkan oleh banyak hal, tapi salah satunya juga bisa akibat faktor
keturunan dari orangtuanya. Jika ayahnya mengalami kebotakan, maka setidaknya
salah satu anaknya ada yang mengalami kebotakan akibat adanya gen yang
diturunkan


0 komentar:
Posting Komentar